Praktikum V ( Konfigurasi WebServer dan Simulasi VLAN pada Cisco Packet Tracer )

 Sabtu, 23 April 2022

Hasil & Pembahasan Praktikum :


Praktikan membuat Simulasi VLAN dan Konfigurasi Web Server pada Cisco Packet Tracer. Web Server sendiri adalah sebuah Fitur dimana Client bisa melakukan Simulasi sebuah Web yang memiliki data didalamnya, seperti foto dan keterangan lainnya yang nanti akan di akses oleh client melalui Fitur Web Browser. Sedangkan VLAN bisa di ibaratkan sebuah ruangan yang melingkupi client tertentu, client bisa ditambahkan dan dipindahkan ke VLAN yang tersedia. Disini Praktikan membuat 2 VLAN yaitu lab_A dengan vlan 100 dan lab_B dengan vlan 200. Dari 2 vlan, Masing vlan memiliki 4 client dan 1 server, dan setiap server memiliki web servernya sendiri yang bisa di akses oleh client manapun yang terhubung pada router yang sama.

Prosedur Praktikum :

1.    Tambahkan 2 buah server, 1 buah router, 1 buah switch dan 8 client, Kemudian hubungkan menggunakan kabel Straight, Beri penanda Unik untuk setiap sisi dan tuliskan IP Server, Gateway Server dan Subnet yang digunakan agar memudahkan dalam mensetting CLI.

2.    Masuk kedalam CLI pada Switch dan tuliskan “vlan database” kemudian beri nama Vlan Server kiri dengan perintah “Vlan 100 name lab_A”. Lakukan hal serupa untuk memberi nama Vlan Server kanan. Kemudian tulis ex untuk exit. Untuk memastikan apakah sudah ada vlan yang sebelumnya diberi nama bisa tuliskan sh vlan.


3.    Pada Switch masuk CLI configuration dengan menuliskan conf, Kemudian tuliskan int range fa0/1-10 untuk men select port, lalu tuliskan switchport mode access dan switchport access vlan 100 untuk memindahkan port yang di select sebelumnya ke “ruangan” vlan 100. Lakukan juga pada port 11-20 dan pindahkan ke “ruangan” vlan 200, setelah itu exit sampai keluar dari mode config. Untuk memastikan apakah port sudah berpindah sesuai perintah, bisa tuliskan sh vlan, kemudian lihat vlan 100 dan 200, bisa terlihat sudah ada port yang mengisinya.

4.    Tambahkan IP, SubnetMask dan Gateway pada server kiri dan kanan sesuai Penanda Unik yang telah dibuat diawal, kemudian Atur DHCP agar pc client bisa menerima IP otomatis.


5.    Masuk Pengaturan IP pada PC Client, kemudian tekan DHCP untuk mendapatkan IP, Lakukan pada semua PC Client.

6.    Masuk Mode CLI pada Router, enable dan masuk pada mode configuration. Kemudian tuliskan “interface fa0/0/100” kemudian “encapsulation dot1q” lalu tambahkan Gateway yang digunakan pada vlan 100 atau server kiri, dengan menuliskan “ip add 1.1.1.1 255.255.255.248” kemudian ex. Selanjutnya masuk interface vlan 200 dengan menusliskan “interface fa0/0.200”, lalu tulis “encapsulation dot1q 200” dan tambahkan Gateway dan Subnetmask “ip add 192.168.8.1 255.255.255.248”. Jangan lupa masuk lagi ke “interface fa0/0” lalu tuliskan “no sh” untuk menjalankan Router.

7.    Kemudian lakukan Uji Ping untuk memastikan Masing-masing client bisa saling terhubung, khususnya client dengan VLAN yang berbeda.

8.    Atur HTML pada Server lab_A agar bisa menampilkan sesuai keinginan, dan tambahkan foto sebagai pelengkap pada halaman html yang akan di akses oleh client.

9.    Lakukan Pengujian HTML pada server lab_A dengan menggunakan client pada lab_A dan client lab_B dengan masuk ke Destop kemudian Web Browser, tuliskan IP Server lab_A yaitu 1.1.1.2, kemudian tekan Go.

10.  Atur HTML pada Server lab_B agar bisa menampilkan sesuai keinginan, dan tambahkan foto sebagai pelengkap pada halaman html yang akan di akses oleh client

11.  Lakukan Pengujian HTML pada server lab_B dengan menggunakan client pada lab_A dan client lab_B dengan masuk ke Destop kemudian Web Browser, tuliskan IP Server lab_A yaitu 192.168.8.2, kemudian tekan Go.

 Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :

Terjadi Error pada pengaturan CLI VLAN pada Swtich dan Router, Troubleshooting masalah dengan menulis secara hati-hati dan sesuai dengan tahapan, karena jika ada tahapan yang terlewat akan terjadi error pada VLAN yang mengakibatkan tidak bisa terhubung antar client

 Kesimpulan Percobaan :

Pada Praktikum V, praktikan melakukan pengaturan Web Server dan VLAN pada Cisco Packet Tracer, VLAN disini mempermudah dan mengungari biaya yang dikeluarkan untuk membuat jaringan karena hanya perlu satu switch untuk 2 jaringan yang berbeda. CLI berperan banyak pada praktikum kali ini, banyak command yang harus dihafalkan agar bisa mengatur jaringan VLAN dengan lancar dan agar tidak terjadi error.

Post a Comment

Previous PostNext Post