Senin, 4 April 2022
Hasil & Pembahasan Praktikum : Praktikan membuat dua jaringan yang masing-masing memiliki server, router, switch, access point dan 3 client, client menggunakan Jaringan Wireless yang dihubungkan kepada access point. Jaringan A menggunakan IP kelas B dan Jaringan B Menggunakan IP kelas C. |
Prosedur Praktikum : 1. Tambahkan 2 buah server, 1 buah router, 2 buah switch, 2 buah access point dan 6 client. 2. Masukkan IP kelas B pada Server A, Praktikan disini menggunakan 150.150.150.2 dan Subnet Mask nya 255.255.255.248, Kemudian atur Gateway 150.150.150.1. 3. Pilih tab Services, pilih DHCP untuk mengatur IP agar dibagikan secara otomatis, lalu masukkan Gateway 150.150.150.1 dan atur Start IP address pada kolom paling kanan dengan angka 0, Subnet Mask wajib sama dengan yang telah di atur pada tahapan sebelumnya. Tekan Service On kemudian Save. 4. Masukkan IP kelas C pada Server B, Praktikan disini menggunakan 192.168.0.2 dan Subnet Mask nya 255.255.255.248, Kemudian atur Gateway 192.168.0.1. 5. Pilih tab Services, pilih DHCP untuk mengatur IP agar dibagikan secara otomatis, lalu masukkan Gateway 192.168.0.1 dan atur Start IP address pada kolom paling kanan dengan angka 0, Subnet Mask wajib sama dengan yang telah di atur pada tahapan sebelumnya. Tekan Service On kemudian Save. 6. Pada Access Point, pilih bagian Port 1 dan ubah nama Access Point 1 menjadi JaringanA. 7. PC client Server A harus diganti Modules nya menjadi WMP300N agar bisa terhubung secara Wireless, Matikan PC dengan menekan tombol bulat warna merah, kemudian drag dan drop modules yang terpasang pada computer kesisi kiri, kemudian drag dan drop lagi modules WMP300N, lalu nyalakan computer dengan menekan tombol bulat merah, lakukan pada semua PC client. 8. Pada PC Client pilih tab Desktop, kemudian IP Configuration, lalu pilih DHCP agar bisa mendapatkan IP address secara otomatis, lakukan pada semua PC Client pada access point JaringanA . 9. Pada tab Desktop PC Client pilih PC Wireless, kemudian tekan tab Connect, tekan Refresh agar memunculkan access point yang berada didekat PC Client, kemudian Pilih JaringanA. 10. Pada Access Point, pilih bagian Port 1 dan ubah nama Access Point 2 menjadi JaringanB. 11. PC client Server B harus diganti Modules nya menjadi WMP300N agar bisa terhubung secara Wireless, Matikan PC dengan menekan tombol bulat warna merah, kemudian drag dan drop modules yang terpasang pada computer kesisi kiri, kemudian drag dan drop lagi modules WMP300N, lalu nyalakan computer dengan menekan tombol bulat merah, lakukan pada semua PC client. 12. Pada PC Client pilih tab Desktop, kemudian IP Configuration, lalu pilih DHCP agar bisa mendapatkan IP address secara otomatis, lakukan pada semua PC Client pada access point JaringanB . 13. Pada tab Desktop PC Client pilih PC Wireless, kemudian tekan tab Connect, tekan Refresh agar memunculkan access point yang berada didekat PC Client, kemudian Pilih JaringanB. 14. Pada router kita masuk ke interface FastEthernet 7/0 kemudian tambahkan ip address sesuai dengan gateway pada Server A (150.150.150.1) dan tambahkan Subnet Mask yang sudah diatur pada prosedur sebelumnya (255.255.255.248) lalu tuliskan no sh kemudian enter, untuk keluar dari interface FastEthernet7/0 tuliskan ex, setelah selesai kita pindah ke interface FasteEthernet 9/0 kemudian tambahkan ip address sesuai dengan gateway pada Server B (192.168.0.1) dan tambahkan Subnet Mask yang sudah diatur pada prosedur sebelumnya (255.255.255.248) lalu tuliskan no sh kemudian enter, untuk keluar dari interface FastEthernet7/0 tuliskan ex. 15. Pada tahapan ini Jaringan sudah selesai, untuk memastikan apakah jaringan bekerja dengan baik bisa dicoba Ping pada tab Desktop kemudian Command Prompt, jika ada reply maka dipastikan jaringan berjalan dengan Baik |
Diagnosa dan Troubleshooting Masalah : 1. Masalah terjadi ketika salah memasukkan IP address dan Gateway yang mana menyebabkan Router tidak bisa menghubungkan antara Jaringan A dan Jaringan B. Troubleshooting dengan Mengatur Gateway dengan angka yang mudah di tulis dan kecil, sehingga tidak terjadi kesalahan penulisan saat pengaturan menggunakan CLI pada Router. 2. Masalah terjadi ketika Percobaan pertama Ping antara Server dan Client, terjadi lost yang mana itu menunjukkan jaringan tidak bekerja dengan baik, Troubleshooting nya dengan sering-sering Uji Ping agar jaringan bisa terhubung dengan baik. |
Kesimpulan Percobaan : Mengatur PC Client agar terhubung secara wireless membutuhkan alat tambahan yang Bernama access point, yang mana itu berfungsi sebagai penghubung dengan Switch dan Server. Pengaturan pada Jaringan Wireless sangat mirip dengan menggunakan Jaringan Kabel, yang berbeda adalah digunakannya Modules WMP300N sebagai alat yang menghubungkan PC Client dengan access point. |














